Mendaki?? itu gampang!!

1418176953847.jpg???????????????????????????????

Hanya mendaki gunung? Itu mudah, iya mudah, dan hampir tidak ada kesulitan bila hanya mendaki gunung. Walaupun datang dari tempat jauh dan mementingkan mendaki gunung daripada hal lain dan juga menyiapkan dana yang relatif tidak murah. Kemudian mempersiapkan peralatan yang harganya terkadang kita hanya bisa memaksa membelinya karena tidak sesuai kebutuhan. Mudah dan tidak sulit bila sekali lagi, hanya mendaki gunung!

20140529_065952 P1100347IMG-20140705-WA0075

Dalam hal ini, banyak, kita  jumpai saat berada di tengah alam bebas. Keikutsertaan mereka dalam pendakian gunung hanya tahunya naik dan kemudian turun gunung. Itu saja, tdak lebih. Padahal, tujuan awal dari pendakian yang sering kami laksanakan adalah pendakian dan konservasi alam. Tetapi saat rekan lain memupuk pepohonan dan meraup sampah di gunung yang ditinggalkan pendaki lain, mereka hanya diam dan mencari lokasi untuk berfoto. Dialah pendaki egois dan tidak merasa memiliki alam. Atau istilah lainnya, pendaki sampah .

Cobalah jangan hanya terobsesi puncak, puncak Hanya Bonus . Liat sekeliling Jalur Pendakian anda.. Indahkah Jalur anda lewati jika banyak sampah yg tercecer? Membuat anda bersemangatkah jika jalur yang anda lalui tidak hijau, dan kumuh?

Ada lagi contoh, seorang pendaki senior dan dari organisasi yang katanya juga senior. Hanya mendaki kemudian turun kembali tanpa meninggalkan kesan apa – apa. Itu yang terjadi selama ini. Di satu forum sosialita di sebuah jejaring sosial, dia berteriak, kapan naik gunung lagi? Dan pastinya hanya lelah yang dia dapatkan, dengan usia yang sudah tidak muda lagi. Mengenaskan bukan?

???????????????????????????????IMG-20140908-WA0012

Cobalah pungut sampah yang menggunung, jangan hanya tahunya membuang sampah. Karena nama organisasi dengan cap Pecinta alam atau yang sedikit kebarat – baratan, seperti Adventure segudang di Indonesia ini. Apa yang kita dan mereka lakukan saat berada di alam bebas? naik dan turun gunung, menambah banyak sampah di gunung. Dan gunung pun juga akan menganggap mereka, kita, saya dan anda juga sampah bila kita tidak peduli alam.

P11002665.jpg

P1100274 ???????????????????????????????

P1100275???????????????????????????????

P1110636 P1110632
Jadilah pendaki yang konservatif. Jangan jadikan Edelweis sebagai lambang kebanggaan pendakian gunung dan menjadi pajangan di meja kamar tidur atau diberi figura. Intinya, belajarlah mencintai dan peduli alam ini. Apapun pekerjaan kita. Dan bila hanya mendaki gunung itu mudah, tetapi konservatif juga bukan hal sulit, Hanya kita mau apa tidak, peduli apa tidak peduli. Seharusnya malu dan tahu diri bila kawan lain atau pendaki lain sedang memupuk tanaman di lereng gunung serta memungut sampah di lerengnya, kita hanya berdiam diri.

Sebagaimana pula dikehidupan anda sehari-hari..

Anda pasti Pernah berpikir, jangan buang sampah sembarangan di Gunung..

Tapi melupakan RULES itu jika saat itu anda berada di lingkungan anda sendiri, rumah anda, tempat kerja anda, bahkan di tempat umum. sampah tissue, bungkus permen, puntung rokok dsb anda buang seenaknya..

 

Awali mengkorservasi lingkungan tempat tinggal anda terlebih dahulu, saya yakin jika anda benar-benar hobi mendaki, kebiasaan di tempat tinggal anda akan lebih terlihat jika anda berada di Alam bebas.

Awali tahun ini dengan menanam bunga, memilah sampah basah dan sampah kering agar bisa didaur ulang.. Itu merupakan langkah-langkah kecil Menuju Resolusi Hijau 2015.

Alam ini butuh kita, dan begitupun sebaliknya, kita membutuhkan alam. Lalu mengapa kita tahunya hanya mendaki gunung? Untuk apa dan untuk siapa? Menjadi kebanggaan semata? Untuk mencari lelah? Agar di bilang hebat? Jawablah dari anda sendiri.

* Satu hal lagi yang Harus dan Wajib saya informasikan kepada kalian yang telah membaca tulisan saya ini..

Tetap Jaga Kelestarian tempat anda berwisata, jagalah kebersihannya dan hindari Vandalisme..

Jangan pernah ambil atau merusak apapun di tempat ini..

Biarkan semua tetap pada tempatnya, dan mati karena usianya..

Jaga Semesta ini untuk cucu kita nanti, biarkan mereka juga menikmati Paradays in Indonesia kelak..

IMG_20150215_102341

Photos by : Anton Gamaliel & Fajar Achmadi #G4D4Adventure

#SalamLestari

-FA-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s